Batik Wonogiren

Batik Wonogiri atau lebih dikenal dengan sebutan Batik Wonogiren mempunyai keunikan tersendiri dibandingkan dengan batik dari daerah sekitar. Ciri khas Batik Wonogiren adalah adanya remukan dalam Motif Batik Wonogiren. Remukan ini merupakan tekhnik dalam pembuatan batik, dengan cara meremuk atau memecah malam di atas kain. Sehingga ciri khusus motif yang ada di setiap batik wonogiren adalah motif pecahan malam yang kalau kita lihat seksama terlihat guratan-guratan bekas malam di kain.

Awalnya Batik Wonogiren ini cenderung mempunyai motif dengan dominan warna hitam dan coklat (sogan), dengan beberapa ruang Motif Remukan.

Akan tetapi dengan perkembangan zaman maka Motif Batik Wonogiren semakin beraneka ragam tanpa meninggalkan ciri khas tersebut. Cara pembuatan batik wonogiren pun relatif mudah, namun juga sedikit sulit. Perlu keahlian atau tekhnik memberikan pola pecahan yang menarik dari setiap motif kain Batik Wonogiren, sehingga seringkali kita menemukan harganya cukup di atas rata-rata.

Gambar Motif Flora dan Fauna mencoba untuk mengangkat potensi yang ada di Kabupaten Wonogiri, misalkan saja potensi pertanian. Konsep pewarnaan batik wonogiren cenderung mendetail serta mempunyai corak warna yang kuat. Warna cerah merah, hijau, kuning dan warna putih dengan motif pecah kecil maupun sedang. Motif Akar atau batang pohon serta daun singkong juga menjadi salah satu ciri khas Batik Wonogiren.

Di antara ruang motif selalu di tampilkan pecahan lilin malam, sehingga selalu terdapat ciri utama Batik Wonogiren. Banyak kita temukan juga batik wonogiren dengan warna lebih soft, yaitu dasar putih dan motif berwarna coklat muda. Jika ingin mendapatkan produk Batik Wonogiren teman-teman bisa datang ke Wonogiri, utamanya ke Kecamatan Tirtomoyo. Dan saat ini pun di Kecamatan Sidoharjo dengan brand Batik Parnaraya-nya juga menjadi pusat pengrajin batik di Kabupaten Wonogiri.

Facebook Comments

You may also like

No Comments